Just another WordPress.com site

Valentino Rossi hijrah ke Ducati

California – Valentino Rossi diyakini akan mampu menambah gelar juaranya usai pindah dari Yamaha ke Ducati. Keyakinan itu dilontarkan oleh juara dunia tiga kali 500cc Wayne Rainey.

Semenjak pensiun dari balapan pada tahun 1993, Rainey tetap menjadi pengamat setia MotoGP. Ia pun tidak absen menyimak jalannya balapan musim ini, yang lantas dimenangi oleh Jorge Lorenzo.

Berakhirnya balapan musim 2010 juga menandai selesainya kerjasama beberapa pembalap dengan pembalapnya. Rossi, misalnya, yang hijrah dari Yamaha ke Ducati.

Kepindahan juara dunia tujuh kali di kelas primer itu sendiri menuai sejumlah penilaian berbeda. Ada yang menilai kalau Rossi akan “tamat” setelah hijrah dari Yamaha yang sudah memberinya empat gelar juara, tapi ada juga yang optimistis pembalap berusia 31 tahun tersebut masih bisa unjuk gigi. Rainey termasuk golongan kedua.

“Ia akan ada di (atas) sana. Jika Rossi memiliki hasrat dan naluri yang ia tunjukkan di masa lalu, ia akan ada di sana. Toh ia tetaplah pembalap yang sama, ia takkan lupa bagaimana cara melakukannya. Maksudku ia dalam kondisi prima,” tegas Rainey di Sportrider.

Usia Rossi, imbuh Rainey, juga takkan jadi penghambat lajunya nanti karena kualitas yang ia miliki masih memungkinan Rossi untuk jadi jawara. Pun jika Rossi hanya bisa finis di posisi tiga klasemen akhir musim lalu, itu lebih dikarenakan Yamaha sendiri yang memiliki dua pembalap hebat di tim yang sama.

“Aku pikir saat musim ini ia cedera, itu sudah menghambatnya. Ada Lorenzo di motor yang sama, jadi ada tim yang sama yang sedang memburu titel juara perdananya. Apakah itu pertarungan yang adil? Aku pikir tidak.”

“Semuanya adil sampai dengan Rossi bikin kesalahan itu. Dan apa yang membuatnya bikin kesalahan? Mungkin sedikit karena (memikirkan) rekan setimnya. Jadi kali ini ia sudah pasti berpikir dengan cara sedikit berbeda. Semua tergantung Rossi,” simpul Rainey.
Bersama dua tim yang sudah dibelanya, Valentino Rossi selalu bisa beradaptasi dengan baik dan langsung rajin mengumpulkan kemenangan. Sebuah kondisi yang diprediksi akan sulit dia ulang bersama Ducati.

Tahun 2004 Rossi memutuskan hijrah dari Honda untuk memperkuat Yamaha. Meski diprediksi bakal kesulitan atau setidaknya butuh waktu untuk beradaptasi, dia ternyata langsung menyabet gelar juara dunia.

Kondisi tersebut merupakan “ulangan” saat Rossi naik kelas dari 250 cc ke 500 cc. Meski cuma bisa duduk di posisi dua pada musim 2000, The Doctor jadi juara dunia setahun berselang.

Namun untuk musim 2011, Rossi diprediksi bakal menjalani musim yang lebih berat dari sebelum-sebelumnya. Casey Stoner bahkan berani menyebut kalau pesaingnya itu bakal sulit memenangi balapan.

“Saya tak yakin dia (Rossi) akan bisa meraih jumlah kemenangan yang sama seperti yang sudah dilakukan saat memperkuat Yamaha,” sahut Stoner di MCN.

Adaptasi Rossi dengan motor Ducati memang terancam tak semulus seperti saat dia baru menunggangi Yamaha. Itu terkait cedera parah yang dia alami dan operasi yang baru dijalani.

“Kompetisinya sangat ketat. Tak banyak musim di mana orang menyebut kalau kompetisinya lebih tinggi dibanding apa yang ada kini, dan satu kesalahan akan membuat semuanya berakhir.”

“Kita tunggu dan lihat saja apa yang mampu dia lakukan dengan motor ini. Sama seperti saya, ada tantangan besar menantinya,” tuntas pembalap yang musim depan membela Honda itu.

Referensi: http://www.detiksport.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s