Just another WordPress.com site

Scumacher di kancah F1

Schumacher di kancah Formula 1 jauh dari ekspektasi orang pada juara dunia tujuh kali itu. Tapi di musim mendatang veteran Jerman itu diyakini bakal tampil jauh lebih baik.

Direkrut oleh tim Mercedes pimpinan Ross Brawn, Schumi hanya bisa meraup 72 poin dari 19 seri. Ia mengumpulkan angka sejumlah itu dari 12 balapan, karena selebihnya mendarat di luar 10 besar atau tidak finis.

Walaupun tidak diperhitungkan di musim ini, pria 40 tahun itu diperkirakan meningkat untuk musim balapan 2011. Adalah mantan juara dunia Emerson Fittipaldi yang membuat prediksi tersebut.

“Baru-baru ini saya makan siang dengan Ross Brawn, dan saya pikir mobil baru mereka akan lebih cocok buat gaya Michael. Oversteering di tikungan-tikungan,” ungkap Fittipaldi kepada Times yang dilansir F1live.

“Dengan ban yang baru Michael juga bisa mengembangkannya dengan gaya dia. Juga, dengan keseimbangan mobil yang lebih baik dan keyakinannya yang luar biasa, dia akan menjadi penantang besar untuk perebutan gelar. Dia bisa.”

Ditambahkan Fittipaldi, kemampuannya belumlah hilang. Teorinya, setiap pembalap akan belajar dari setiap kilometer yang ditempuh di atas jet darat tunggangannya.

“Tahun depan dia bisa. Waktu saya melihat Brawn, pikirannya sudah untuk 2011. Kalau secara fisik fit, Anda pasti bisa membalap, karena secara mental Anda tidak kehilangan apa-apa,” sahut Fittipaldi.

Pada kesempatan yang sama juara dunia 1972 dan 1974 itu berkomentar pula tentang persaingan di musim depan. Sebastian Vettel akan menemui tantangan besar untuk mempertahankan gelarnya, sedangkan Fernando Alonso kian matang.

“Tekanan untuk juara lagi itu sungguh besar. Kalau Sebastian (Vetttel) menyikapi tekanan itu sebagai hal negatif, itu akan sangat merusak. Pertama kali saya sadar jadi juara adalah saat saya membacanya di surat kabar. Ini mungkin sama seperti Vettel.

“Masalah buat dia adalah tidak ada yang mengalahkan kali pertama. Sebab itu dan saya pikir Fernando Alonso adalah pembalap yang paling komplet.”

Untuk kali pertama Fernando Alonso turun dalam sesi ujicoba ban Pirelli. Pembalap Ferrari asal Spanyol tersebut langsung unjuk kemampuan dengan memuncaki daftar catatan waktu terbaik.

Sesi ujicoba ketiga ban Pirelli masih dilakukan di Sirkuit Yas Marina, Sabtu (20/11/2010) pagi waktu setempat. Tak tampil di dua ujicoba sebelumnya, Alonso mampu mengalahkan pesaing-pesaingnya untuk bisa mengamankan posisi teratas.

Seperti dikutip dari Autosport, catatan waktu terbaik runner up musim 2010 itu adalah satu menit 40,529 detik. Dengan hasil tersebut Alonso juga mengalahkan catatan terbaik sebelumnya yang dimiliki Felipe Massa.

Di kesempatan pertama mencicipi ban Pirelli tersebut Alonso mampu mengalahkan sang juara dunia, Sebastian Vettel. Pembalap Red Bull tersebut duduk di posisi dua dengan waktu terbaik adalah satu menit 40,825 detik.

Duduk di urutan tiga pada sesi ini adalah pembalap senior tim Williams, Rubens Barrichello setelah membukukan waktu satu menit 41,294 detik. Sementara Paul di Resta dari Force India berada di tangga keempat.

Referensi:http://www.detiksport.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s